November 3rd, 2008

“Wah, lo mesti nyoba man… ngeblog itu seru” itu kata dia di suatu hari.

Dilain hari ada pembicaraan seperti ini.
“Gue kemaren disapa sama orang… A ya? Gue jawab iya… tau gue dari B FM ya? Bukan kata dia… kata dia, dia kenal gue dari blog gue…” Masih kata penyiar itu dengan berapi-api.

Sepertinya dia lagi demam ngeblog. Bahkan dalam pembicaraan lain, ia ngomongin soal micro-blogging yang menurut saya dibilang kerabat blog ya jauh. Mungkin anak tiri dari kakek buyut blog. Iseng-iseng, saya nyoba ngunjungin blognya. Jujur saja, blognya termasuk ramai. Termasuk diskusi di komentar yang cukup meriah. Tapi maaf juga kalau saya harus jujur, menurut saya blognya gak terlalu istimewa.

Ya, isinya biasa-biasa saja. Sedikit narsis kadang, tapi wajar lah. Blogger memang banyak yang narsis. Apalagi yang pake domain nama sendiri seperti saya ini… hehehe…. Tapi kalau saja dia bukan seleb, rasanya blog itu gak akan terlalu populer. Tidak punya fokus dan karakteristik untuk orang kembali berkunjung. Bukan maksud saya bilang itu blog yang jelek. Sama sekali enggak. Blog itu memenuhi semua kriteria sebagai blog seorang seleb. Dia rajin update, fansnya juga senang berkunjung dan berkomentar. Malah patut saya acungi jempol niat dia untuk rajin update blognya. Bahkan menggunakan domain sendiri, dan membayar orang untuk mendesain theme. Yah, meski sekali lagi menurut saya themenya juga gak terlalu spesial. Tapi jangan nuduh selera saya rendah atau selera dia rendah. Bagus atau enggak itu kan relatif.

Kalau ada blogger pemula yang baru ngeblog dan ngebandingin dengan blog itu, bisa-bisa dalam beberapa hari udah patah arang. Dengar ajakan dia ngeblog yang kedengerannya asik banget, dan tau-tau nyadar bahwa blognya gak akan bisa seperti si seleb. Blog itu dunia yang sepi. Meski bisa diperdebatkan dan disalahkan oleh banyak blogger pendapat saya ini, ngeblog itu gak kaya punya account di Multiply, Friendster, atau Face Book. Apa yang kita tulis di sana, bisa langsung direspon teman-teman di network kita. Ngeblog itu beda. Kita mesti ngebangun network sendiri. Beda sama artis. Tinggal bilang aja pas on-air di radio/tv… kunjungi blog saya ya… di namaseleb.com… dalam itungan jam, hitsnya udah ratusan.

Bukan berarti blogger gak punya fans. Banyak blogger yang saya sukai. Tulisannya selalu saya ikuti. Beda dengan blog artis yang diikuti orang karena pengen tau dia lagi ngapain sekarang, blogger-blogger ini saya tunggu tulisannya karena memang berguna. Kalaupun enggak, isinya sering berupa renungan yang menarik untuk diikuti. Terkadang dibumbui humor yang bikin senyum-senyum sendiri. Mereka bisa membumbui satu kalimat menjadi satu cerita yang cukup panjang dan menarik. Mereka adalah blogger seleb di mata saya.

Jadi blogger seleb itu butuh proses yang panjang memang. Orang mencari-cari apa yang dishare oleh mereka. Kalau menjumpai blogger dengan semangat seperti ini, rasanya tips-tips ngeblog yang menyarankan go-public dengan menyebar link jadi enggan saya ikuti. Saya ingin seperti mereka, blog saya diikuti memang karena contentnya. Karena saya percaya keunggulan blogging ada di content.

Corat-coret yang (mungkin) berhubungan:

  1. Apakah Saya Seorang Blogger? Ilustrasi: http://www.thegadgetnet.com/ Defenisi ngeblog semakin lama semakin kabur buat saya. Awalnya saya tertarik menggunakan blog karena kemudahan menulis content dengan blog. Waktu itupun saya u
  2. Saat Ide Itu Habis… Ngeblog itu gampang. Itu kata blogger profesional yang udah malang-melintang di blogosphere alias jagad per-blog-an. Tapi kenyataannya ngeblog itu gak gampang-gampang amat. Gak semua orang b
  3. Menggunakan Domain Sendiri, Sekedar Commitment Fee Ngeblog di domain sendiri punya banyak alasan. Ada yang biar keliatan keren, ada yang menganggapnya sebagai investasi, ada yang ingin membuatnya jadi lebih professional, dan sebagainya. Bl

Tags:

2 Responses to “Seleb Ngeblog, Blogger Seleb…”

  1. latree says:

    sama!
    tentu saja, kamu yang ngajarin aku untuk begitu… dan aku setuju banget..