January 19th, 2009

spam email.jpgSpamming seringkali dianggap hal yang mengganggu. Banyaknya waktu yang terbuang dalam mensortir email sampah ini sering dijadikan penyebab. Meski sebetulnya spam juga merugikan dari sisi space mail box dan bandwith. Spamming sudah dianggap sebagai kejahatan. Seperti yang dilakukan pemerintah Prancis ini. Dan spammer bisa dipenjarakan karena melakukan aktivitas hina ini. Sudah waktunya kita menyatakan perang melawan spam! Sudah waktunya spammer ini diberi ganjaran memang. Dan kita tidak hanya bicara soal personal, tapi juga corporate!

Spam sebetulnya tidak melulu masalah email. Saya sendiri sering merasa ‘terganggu banget’ dengan email yang masuk ke hape saya. Berhubung saya menggunakan protokal IMAP, meski telpon jadul bukan BB, setiap ada email masuk, telpon saya bergetar. Untungnya Gmail punya spam filter yang sangat baik. Jadi gak banyak yang bisa lolos. Tapi yang mengesalkan, ternyata provider seluler mengganggap sms sebagai sarana promosi yang murah-meriah-efektif. Bukan sekali ini saja saya menulis soal ini. Di blog saya yang lama, saya juga menuliskan hal yang serupa.

Saya menuliskan ini lagi, karena saya membaca tulisan ini di Detik. AT&T diprotes keras karena mengirimkan sms iklan American Idol. Hanya sekali itu, protes yang bermunculan sangat keras. Terbersit harapan bahwa kelak, para operator seluler dapat diserang seperti itu. Mudah-mudahan hak customer dapat lebih dihargai oleh mereka.

Tidak seperti Indosat (yang notabene juga saya pakai… dan ya, saya sering menerima spam dari Indosat) yang mengaku-ngaku… ‘Punya Indosat…’. Tentu maksudnya gak begitu :p Tapi no seluler saya adalah milik pribadi, bukan punya Indosat ya…

Corat-coret yang (mungkin) berhubungan:

  1. Etika Mengirimkan Email Pribadi Saya baru membaca tulisan ini di blog milik Seth Godin. Menurut saya menarik sekali. Terutama bagi yang sering mengirimkan email promo dan penawaran. Intinya, kalau email anda ingin diperhatikan, leb
  2. Antara Obama dan Kutu Air ilustrasi: obamarama.org Tidak, saya tidak ingin membicarakan Obama punya kutu air di kakinya… atau di bagian lain. Mungkin banyak juga yang sudah menebak ke mana arah tulisan ini. Obama punya
  3. Resepsi Pernikahan: Untuk Pengantin Apa Untuk Tamu? Anda pernah menghadiri pesta pernikahan orang Amerika? Saya tidak. Tapi seandainya yang di film-film itu menggambarkan suasana pesta mereka secara benar, saya rasa saya cukup punya gambaran. Pesta per

6 Responses to “Tidak Ada Alasan untuk Spamming!”

  1. latree says:

    emang indosat suka ngespam apaan. kaya flexi itu kali ya… dapatkan mobil , ketik dst.dst…
    hhi makanya pake telkomsel. pesan2 begitu cuma muncul dititipkan kalo kita cek pulsa…

    *yang punya indosat jangan sewot ya….*

  2. Edo says:

    Ya, dari content provider itu…
    Mulai dari ringback tone sampai perawatan rambut… Esia juga sama nyebelinnya… Malah kita ditelpon pake mesin…
    Gak tau provider lain. Yang tau sih Indosat sama Bakrie Telekom sama2 nyebelin [-(

  3. tintim says:

    hm.. ya di hiraukan saja kalau ada sms seperti itu.. ^^ yaa kita bisa bedain lah yang nipu apa gk yang mana.. hihi.. aq pake indosat uda 2 tahun fine2 aja.. ^^

    • Edo says:

      Bukan masalah nipunya… itu kan sudah jadi milik kita. Ibarat rumah, ditempelin iklan stiker sedot WC atau badut/sulap. Operator yang ngiklan dengan cara itu ya sama ‘elit’-nya dengan tukang sedot WC itu… :p

  4. rido says:

    iya juga si.. hehe.. lebih waspada sajah lah.. saya juga pake indosat bos.. hehe.. untuk gk ad masalha.. hehe

    • Edo says:

      Ya sepertinya sih bukan masalah Indosatnya, tapi emang semua operator seluler :(
      Saya termasuk yang jarang ganti no telp. Sudah 10 tahun ini baru pake 2 nomer. Sedihnya, konsumen setia justru dispamming…