Archive for March, 2009

Obama, Pemilu, dan Blogger

Monday, March 30th, 2009

web20Sukses Obama melalui web 2.0 ternyata turut menginspirasi para politikus negeri ini. Mereka sudah mencoba mengundang para blogger untuk ikut dalam kampanye mereka. Meski masih tampak agak ’gaptek’ dan belum mengenal betul apa yang bisa dilakukan oleh blog, tapi toh setidaknya blogger sudah tidak dianggap remeh oleh politikus kita. Entah sekedar ikutan pengen kecipratan maraknya dunia web 2.0. atau memang ingin serius menggandeng para blogger. Mungkin kelak, blogger bakal dianggap setara dengan artis dangdut yang jadi andalan untuk menggaet massa selama ini.

Yang pasti, untuk Pemilu sekarang belum. Tapi siapa tau, Pemilu 2014 para blogger bisa kecipratan berkah seperti artis di masa kampanye ;)

(more…)

0
Tags: , ,
Posted in Pemilu |

Menggunakan Domain Sendiri, Sekedar Commitment Fee

Wednesday, March 25th, 2009

domainNgeblog sebetulnya sudah jadi kebiasaan lama saya. Bahkan sebelum nama ’blog’ ada, saya sudah menulis di Geocities. Lalu Multiply. Belakangan Multiply saya tinggalkan. Entahlah, padahal MP terbilang komplit fiturnya. Mulai dari photo, blog, sampai video. Saya import tulisan-tulisan itu di Blogger, lalu akhirnya saya mengenal hosting sendiri dan WordPress. Karena kebutuhan saya yang berbeda-beda, saya sampai membuat 3 blog dengan domain sendiri. Termasuk blog ini.

Awalnya saya ragu juga membuat blog seperti ini dengan domain sendiri. Ada blogger senior (bukan berarti lebih tua) yang bilang kalau ngeblog bukan niche sih enakan di layanan gratisan. Tapi saya tetap kekeuh bikin blog ini.

(more…)

0
Tags: , , ,
Posted in ngeblog |

Suara Alam

Tuesday, March 24th, 2009

frognlakeHujan di Jakarta mungkin banyak bikin orang darah tinggi, terutama kalau sore hari. Bukan hujannya yang bikin masalah. Tapi banjir yang diikuti kemacetan yang menghantui. Dua masalah ini memang susah hilang. Meski Jakarta sudah diserahkan saja pada ahlinya, dua masalah ini justru semakin memburuk.

Hari itu mungkin banyak pegawai yang berkeluh-kesah sepanjang perjalanan sampai ke rumah. Hujan setitik saja membuat Jakarta macet sebelanga. Apa lagi hujan waktu itu cukup dahsyat. Beberapa kendaraan yang gak cukup macho terbatuk-batuk dan akhirnya mati mesinnya. Membuat yang punya kendaraan semakin nelangsa.

Saya cukup beruntung tidak mengalami kemacetan separah itu. Sampai rumah belum terlalu malam, sempat ketemu anak yang belum tidur. Ada yang berbeda malam itu. Hujan membuat banyak binatang keluar. Salah satunya kodok.

(more…)

0
Posted in Cuaca, rumpi |