Kami jelas bukan lagi bocah. Meski ada yang bilang ‘boys never grow old’. Tapi sungguh tidak pantas kalau masih menyebut kami ‘boys’. Masa kuliah yang diceritakan saja sudah berlalu lebih dari 10 tahun. Tapi sewaktu bertemu ya masih begitu saja. Rasa ingin tahu, ingin berbagi kabar, masih seru untuk dibicarakan. Terkadang celaan dan gerutuan menghiasi acara kumpul ‘bocah ini’.
Mungkin benar kalau bocah akan tetap jadi bocah. Yang dibicarakan dan serunya masih seperti dulu saja. Kadang nyerempet membicarakan keluarga, tapi ya lebih karena ingin tahu saja. Mungkin yang ketemu tiap hari omongannya berkembang. Tapi kalau saya ngerasa pas ketemu teman lama ya selalu kerasa gitu.
Mungkin beda kalau yang berkumpul para ibu-ibu. Ceritanya mungkin akan heboh tentang keluarganya. Paling tidak pamer foto anak atau menceritakan kepintaran anak masing-masing.
Apa yang biasa anda ceritakan saat bertemu teman lama?

Corat-coret yang (mungkin) berhubungan:
- Tertawalah, Jauh Lebih Baik daripada Merengut Waktu itu kami hendak ketemu dengan teman lama. Jauh-jauh datang dari Batam, tentunya sayang kalau kami gak ketemu dia. Kami parkir di lapangan kosong disebrang PIM. Sekarang sudah jadi PIM 2. Whew,
- Hidup Anda Selalu Sesuai Rencana? Setau saya banyak orang yang hidupnya gak sesuai dengan rencananya. Termasuk saya. Arsene Wenger pasti gak menyangka dia bakal kehilangan Adebayour, Wallcot, dan van Persie saat kalah dari Stoke. Kala
- Wanita Ingin Menguasai Dunia? Entah sudah berapa puluh kali film ‘Baby’s day out’ diputar di TV. Ceritanya pasti udah pada tau. Basi. Meski begitu, kelucuan yang ada masih lumayan menggelitik. Pada satu bagian

