Archive for May, 2009

Fotonya Bahagia, Statusnya Curhat

Wednesday, May 20th, 2009

cat smiling

Status Ilman di Plurk cukup menarik perhatian saya. Dia bilang dia senang melihat foto-foto di Facebook. Banyak orang yang tampak bahagia dari melihat fotonya.

Ya, kalau urusannya foto, rasanya saya gak pernah lihat ada foto yang dipajang di meja ruang tamu, diupload di Facebook, atau tampil di layar ponsel dan jadi background buat desktop, yang tampak murung. Mungkin tabu rasanya memajang foto seperti itu. Foto memang punya tempat sendiri sebagai pengingat masa lalu. Dan gak ada orang yang mau mengingat-ingat masa-masa suram kan?

(more…)

0
Posted in rumpi |

Ayo Bebaskan Jakarta dari Macet! What You Can Do…

Monday, May 11th, 2009

Di tulisan sebelumnya, saya sedikit curhat kenapa Jakarta sulit diharapkan bebas dari macet. Tidak terasa keseriusan dari Pemda untuk membenahi kemacetan itu. That’s why.

Tapi sebetulnya macet itu biasa kok. Begini… Kebanyakan pengguna jalan cuma muncul beramai-ramai di saat peak hour. Waktu berangkat dan pulang kerja. Sesudah itu trafficnya berkurang secara signifikan. Rasanya gak ideal juga kalau ‘panjang jalan’ di Jakarta di desain untuk memenuhi traffic yang cuma berlangsung sekitar 4 jam itu. Mubazir. Masih banyak pos yang membutuhkan anggaran, gak cuma jalan. Jadi macet akan selalu ada, meski seharusnya gak separah sekarang.

(more…)

3

Ayo Bebaskan Jakarta dari Macet!

Friday, May 8th, 2009

traffic_jamBaru-baru ini pemerintah DKI mulai meluncurkan ’wacana baru tapi lama’ : pembatasan kendaraan dengan pelat nomer. Sudah banyak jurus yang sudah dilancarkan Pemda DKI. Mulai dari 3 in 1, busway, larangan parkir, jam sekolah dan jam kerja, sampai monorail dan subway yang masih diangan-angan. Tapi tidak ada yang berhasil, meski waktu pemilihan gubernur, jurus sakti yang dilontarkan adalah ’serahkan saja pada ahlinya. Bahkan ahlinya tampak tidak berdaya menghadapi kemacetan Jakarta.

Bagi saya, semua kebjiakan itu memang tampak tidak terarah. Sulit membayangkan pelaksanaan 3 in 1 bisa sukses kalau angkutan umum masih sangat buruk. Tidak ada pembagian zona yang jelas untuk tata ruang. Fungsi jalan tidak dihiraukan. Busway yang digadang-gadangkan sebagai penyelamat justru makin terpuruk. Jalanan dan haltenya jadi hiasan belaka, seperti tiang monorail.

Saya bermaksud membagi tulisan ini menjadi dua bagian. Pertama, kenapa kita tidak bisa mengharapkan Pemda mampu mengatasi kemacetan dalam waktu dekat. Dan kedua, apa yang bisa anda lakukan untuk membantu mengurangi kemacetan Jakarta. Toh, ini buat kita juga. Dan kalau kita bisa membantu, kenapa tidak?

(more…)

5
Tags: , , ,
Posted in Transportasi |