November 9th, 2009

busy_woman

Malam itu jam 10an. Saya dan istri sudah tidur. Anak saya juga baru tidur, cukup sulit menidurkannya karena lagi pilek. Mendadak ponsel saya bunyi. Setengah loncat saya mengambil dan menjawab telpon itu. Dan sungguh menyebalkan.

"Halo"
"Bud!" panggil perempuan itu kepedean (nama asli saya ganti)
"Mau cari siapa?" Saya menjawab.
"Lho ini siapa?" mulai kesal, saya setengah membentak membalas
"Anda mau bicara dengan siapa?!"
"Lho ini bukan Budi? Maap-maap…" telpon terputus.

Anak saya terbangun, istri saya bangun. Saya tau mungkin bukan salahnya bisa sampe salah sambung. Tapi sesudah ‘ngganggu banget’ seperti itu mbok ya jangan ngotot…

Ponsel mungkin sekarang diidentikkan dengan barang pribadi yang ditenteng kemana-mana. Kalau anda menelpon nomer si A, anda tentu berharap yang mengangkat ya si A. Kadang kita kepedean dan langsung nembak seperti yang dilakukan si mbak tadi. Tapi toh mungkin saja yang mengangkat bukan dia. Mungkin telponnya lagi di cas dan digeletakkan di meja. Dianya sendiri mungkin lagi ditoilet. Yang ngangkat mungkin istrinya atau rekan kerjanya. Kalau kita gak sopan-sopan, bisa-bisa jadi bencana. Apalagi kalau anda menelpon selingkuhan anda atau anda nawarin sampingan ke orang yang dituju.

Karena lekatnya ponsel sebagai barang pribadi, kadang ranah tata krama juga mulai terlupakan. Dulu orang sungkan menelpon di atas jam 9 malam. Kalau gak penting-penting amat ya ditunda deh sampai besok. Tapi ponsel sekarang jadi sarana buat nyari orang ditengah kerumunan Mall atau konser musik. Daripada repot, tinggal telpon aja dan nanya "Dimana loe?" Apalagi bagi pemilik Blackberry, bukan sekali-dua saya dengar handsetnya sampai nyemplung ke toilet.

Mungkin kita perlu diingatkan meski telpon barang pribadi, tetap mesti ingat waktu dan tata krama. Apalagi buat yang selingkuh: survey bilang perempuan suka ngoprek dan baca-baca ponsel pasangannya :)

Corat-coret yang (mungkin) berhubungan:

  1. Telpon Seluler atau…? Sebetulnya masalah ini sudah muncul sejak pertama kali ponsel keluar. Tapi rasanya semakin hot belakangan ini. Pertanyaan pendek saja: sejak anda punya ponsel yang sekarang, berapa lama anda gunaka
  2. Fotonya Bahagia, Statusnya Curhat Status Ilman di Plurk cukup menarik perhatian saya. Dia bilang dia senang melihat foto-foto di Facebook. Banyak orang yang tampak bahagia dari melihat fotonya. Ya, kalau urusannya foto, rasanya saya
  3. Co-pas itu salah atau benar? Weekend ini agak aneh. Paling enggak menurut saya. Ternyata Arsenal berhasil mengalahkan MU, meski Arsenal sedang compang-camping. Saya sendiri ragu Arsenal bisa menang, karena hampir full team aja la

Tags: ,