Sekarang kalau dihitung-hitung secara total, saya punya 5 blog! Tapi bukan karena itu blog saya yang ini terkesan terabaikan. Blog-blog lain yang berbahasa Indonesia juga bernasib sama. Alasannya, sekarang saya punya blog dalam bahasa Inggris. Blog ini relatif baru. Baru 5 bulan. Tapi saya senang bahwa blog itu cukup dapat diterima dan mungkin bisa dibilang sudah cukup punya pengaruh besar di nichenya.
Nasib berbeda dialami blog yang serupa tapi tak sama. Niche dan contentnya hampir sama, tapi dalam bahasa Indonesia. Kebanyakan yang berkomunikasi dengan saya minta dikirim tutorial via email atau minta crack. Tidak ada blog lain yang mereview (mungkin blogger Indonesia pelit?) atau ngelink ke blog itu sebagai reference. Yang ada copy-paste.
Saya bukan orang yang sering masang blogroll. Bukan karena gak suka, bukan karena gak butuh. Apalagi sebagai ‘blogger gak ngetop’, bertukar link di blogroll sering dianjurkan diberbagai tips ngeblog. Buat membangun network katanya.
Ngeblog sebetulnya sudah jadi kebiasaan lama saya. Bahkan sebelum nama ’blog’ ada, saya sudah menulis di Geocities. Lalu Multiply. Belakangan Multiply saya tinggalkan. Entahlah, padahal MP terbilang komplit fiturnya. Mulai dari photo, blog, sampai video. Saya import tulisan-tulisan itu di Blogger, lalu akhirnya saya mengenal hosting sendiri dan WordPress. Karena kebutuhan saya yang berbeda-beda, saya sampai membuat 3 blog dengan domain sendiri. Termasuk blog ini.
