Sebetulnya saya ingin posting soal ini sudah cukup lama. Waktu mbah Surip berpulang. Menurut saya ironis, disaat sedang di puncak, beliau berpulang. Tapi melihat banyaknya posting dan berita soal beliau… ya sudahlah…
Mungkin karena terbiasa hidup santai dan tidak dikejar-kejar, jadi kaget dengan gaya hidup yang baru. Semua media mengekspos mbah Surip. Sampai akhirnya dia kecapekan.
Media kita emang suka keterlaluan. Satu hal bisa diekspos, semua akan ikut. Berhari-hari, bahkan berbulan-bulan sampai limit titik jenuh para penonton/pembacanya. Bahkan kalau yang namanya acara gosip, bisa puluhan kali berita yang sama di TV yang berbeda muncul dalam sehari. Acara TV setali tiga uang. Ngetop satu show, maka frekuensi tayangannya akan ditambah. Dan segera saja tiruannya beredar di TV tetangga. Sorry, tapi mereka gak kreatif.

