<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>edo-online.com &#187; domain</title>
	<atom:link href="http://edo-online.com/tag/domain/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://edo-online.com</link>
	<description>Corat-coret Seseorang yang Menganggap Dirinya Blogger...</description>
	<lastBuildDate>Mon, 30 Nov 2009 04:03:07 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.6</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Menggunakan Domain Sendiri, Sekedar Commitment Fee</title>
		<link>http://edo-online.com/2009/03/menggunakan-domain-sendiri-sekedar-commitment-fee/</link>
		<comments>http://edo-online.com/2009/03/menggunakan-domain-sendiri-sekedar-commitment-fee/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 25 Mar 2009 01:46:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Edo</dc:creator>
				<category><![CDATA[ngeblog]]></category>
		<category><![CDATA[Blogging]]></category>
		<category><![CDATA[domain]]></category>
		<category><![CDATA[hosting]]></category>
		<category><![CDATA[wordpress]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://edo-online.com/?p=151</guid>
		<description><![CDATA[<img src="http://edo-online.com/wp-content/uploads/2009/03/domain2.jpg" border="0" alt="domain" hspace="10" width="200" height="131" align="left" />Ngeblog di domain sendiri 
punya banyak alasan. 
Ada yang biar keliatan keren, ada yang 
menganggapnya sebagai investasi, ada yang 
ingin membuatnya jadi lebih professional, dan 
sebagainya. 
Blog niche pastinya jauh lebih baik kalau 
menggunakan domain sendiri. Tapi blog suka-suka 
yang isinya curahan hati belaka mungkin gak perlu 
seperti itu.
Tapi saya tetap menggunakannya. Bagi saya, 
menggunakan domain pribadi berarti ada rasa 
memiliki yang lebih, dan kita mengeluarkan 
'commitment fee' meski tidak banyak.
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://edo-online.com/wp-content/uploads/2009/03/domain2.jpg" border="0" alt="domain" hspace="10" width="200" height="131" align="left" />Ngeblog sebetulnya sudah jadi kebiasaan lama saya. Bahkan sebelum nama ’blog’ ada, saya sudah menulis di Geocities. Lalu Multiply. Belakangan Multiply saya tinggalkan. Entahlah, padahal MP terbilang komplit fiturnya. Mulai dari photo, blog, sampai video. Saya import tulisan-tulisan itu di Blogger, lalu akhirnya saya mengenal hosting sendiri dan WordPress. Karena kebutuhan saya yang berbeda-beda, saya sampai membuat 3 blog dengan domain sendiri. Termasuk blog ini.</p>
<p>Awalnya saya ragu juga membuat blog seperti ini dengan domain sendiri. Ada blogger senior (bukan berarti lebih tua) yang bilang kalau ngeblog bukan niche sih enakan di layanan gratisan. Tapi saya tetap kekeuh bikin blog ini.</p>
<p><span id="more-151"></span></p>
<p>Ngeblog di domain sendiri itu sepi. Apalagi kalau blog pribadi. Berbeda dengan di <a href="http://dagdigdug.com/" target="_blank">Dagdigdug</a> (3D) yang sekaligus memiliki agregator di halaman depannya. Saya pernah ngeblog di sana, dan blognya masih ada. Ada saja yang memberi komentar di sana. Artinya ada aja yang baca. Blog ini? Saya gak tau, mungkin cuma satu-dua, dan itu emang teman saya yang baca. Tapi saya tetap gak peduli. Berbeda dengan blog saya yang niche.</p>
<p>Betul kalau saya bisa mendaftarkan blog ini ke agregator lain seperti <a href="http://blog-indonesia.com/" target="_blank">blog Indonesia</a>. Tapi entah kenapa, tetap saja agregator di 3D lebih sakti. Mungkin karena serasa keluarga besar blogger Indonesia. Mungkin karena pengurusnya memang aktif dan rajin mengomentari dan menyapa bloggernya. Para bloggerpun jadi semangat.</p>
<p>Lalu kenapa saya tetap memelihara blog ini? Yang pertama sih saya memang ngeblog bukan untuk nyari komentar atau nyari pembaca. Sekedar luapan hati yang dicoretkan di sini. Mungkin akan seru beberapa tahun lagi kalau saya membacanya. Atau saya lupa akan sesuatu, saya bisa baca lagi di sini. Ya, ada beberapa posting yang hanya untuk private, saya sendiri yang bisa baca. Blog hosting gak mahal. Dibandingkan jalan-jalan ke mall sehari, biayanya sama dengan blog hosting + domain setahun. Tapi ada uang yang dikeluarkan. Anggap saja itu biaya untuk komitmen saya.</p>
<p>Kalau kita ikut membership fitness, ada rasa sayang kalau gak dipake. Ikut membership apapun, sama. Kalau kita datang ke acara yang gratis, di saat terakhir tiba-tiba malas menyergap, kita bisa memilih kemulan dan tidur. Tapi kalau kita bayar, ada rasa sayang kalau gak datang. Mudah-mudahan ini juga sama. Dan saya tetap merasa ’wajib’ ngeblog.</p>
<p>Ilustrasi: <a href="http://www.free-stockphotos.com">http://www.free-stockphotos.com</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://edo-online.com/2009/03/menggunakan-domain-sendiri-sekedar-commitment-fee/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
