<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>edo-online.com &#187; Renungan</title>
	<atom:link href="http://edo-online.com/tag/renungan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://edo-online.com</link>
	<description>Corat-coret Seseorang yang Menganggap Dirinya Blogger...</description>
	<lastBuildDate>Mon, 30 Nov 2009 04:03:07 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.6</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Rasa Percaya yang Hilang</title>
		<link>http://edo-online.com/2008/12/rasa-percaya-yang-hilang/</link>
		<comments>http://edo-online.com/2008/12/rasa-percaya-yang-hilang/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 18 Dec 2008 01:49:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Edo</dc:creator>
				<category><![CDATA[rumpi]]></category>
		<category><![CDATA[Fenomena]]></category>
		<category><![CDATA[Kepercayaan]]></category>
		<category><![CDATA[Renungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://edo-online.com/2008/12/rasa-percaya-yang-hilang/</guid>
		<description><![CDATA[
Dari belakang, saya bisa melihat ban belakang mobil itu kempes. Entah kenapa, ada rasa kewajiban dan tanggung jawab untuk ngasih tau. Saya berusaha menyalip mobil itu. Gak ada maksud laen karena emang keliatannya yang nyetir gak nyadar bannya kempes. Tetep aja nyetirnya ngebut. Setelah beberapa saat, sepertinya yang bawa mobil nyadar kalau saya berusaha mepet-mepet [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://edo-online.com/wp-content/uploads/2008/12/trust.jpg"><img style="margin: 0px 10px 0px 0px; display: inline; float: left; width: 98px; height: 87px;" src="http://edo-online.com/wp-content/uploads/2008/12/zrtn-002p61760548-tn.jpg" alt="" width="98" height="87" /></a></p>
<p>Dari belakang, saya bisa melihat ban belakang mobil itu kempes. Entah kenapa, ada rasa kewajiban dan tanggung jawab untuk ngasih tau. Saya berusaha menyalip mobil itu. Gak ada maksud laen karena emang keliatannya yang nyetir gak nyadar bannya kempes. Tetep aja nyetirnya ngebut. Setelah beberapa saat, sepertinya yang bawa mobil nyadar kalau saya berusaha mepet-mepet dia. Tapi sepertinya rasa sadar itu berujung negatif. Dia makin dalem nekan pedal gasnya! Sedikit dongkol karena dikira saya dikira penjahat, saya meningkatkan &#8216;pursuit mode&#8217; dari level 2 ke level 4. Pendek cerita, meski gak sejago Shoe Maker, saya berhasil menyalip dia dan ngasih tau kalau bannya kempes.</p>
<p><span id="more-67"></span></p>
<p>Waktu saya kuliah di Bandung, hal yang serupa tapi tak sama pernah saya alami. Namanya mahasiswa mau cari makan siang, tentu gak rapi-rapi banget pake baju. Cenderung nyaingin gembel. Ah, ini sih tipikal mahasiswa jadul. Mahasiswa sekarang mah wangi-wangi, rapi-rapi, istilah kerennya metrosexual. Saya dan Anto termasuk mahasiswa jadul yang nyaingin gembel itu, meski waktu itu kami sudah ngambil pascasarjana. Apalagi habis bangun tidur, begadang bikin thesis.</p>
<p>Setelah makan, kami jalan balik ke kos dengan pikiran masing-masing (yang satu mau melanjutkan tidur, yang satu mikir mau beli cemilan apa ya buat nonton bola ntar malem&#8230;). Waktu itu pasar Balubur masih belum seperti sekarang. Kami jalan di teras depan pertokoan, berbaris satu-satu. Emang jalannya sempit, bukan karena kami yang kelebaran. Si Anto cukup sial untuk jalan di depan. Di depan Anto ada (sepertinya) mahasiswi yang make tas ransel disandang di satu lengan. Mendadak dia menoleh ke belakang (mungkin karena bau si Anto :p) dan keliatan rada kaget. Mendadak terjadilah peristiwa yang bikin Anto uring-uringan 7 hari 7 malam. Reflek, cewe itu buru-buru menarik ranselnya dan menempatkannya ke depan! Si Anto dikira garong! LOL</p>
<p>Jujur saja, saya gak selalu jadi korban rasa percaya-gak percaya ini. Kadang saya yang merasa bersalah karena merasa lebih baik mengabaikan orang yang mungkin betul-betul butuh dan gak ada niat jahat. Gak perlu diceritain detailnya deh.</p>
<p>Rasa percaya. Sepertinya kata itu sudah makin menipis saja. Yang dibilang curigaan bakal ngeles kalau lebih baik berhati-hati daripada jadi korban. Mungkin itu benar. Banyak kejadian yang menunjukkan jaman sekarang emang kudu ekstra hati-hati. Banyak orang yang memanfaatkan kesempatan dalam kesempitan. Apalagi kalau kelebaran. Bang Napi juga rajin berpesan</p>
<p>&#8220;Kejahatan ada bukan hanya karena ada niat, tapi juga kesempatan. WASPADALAH! WASPADALAH!&#8221;</p>
<p>Sedihnya, rasa curiga (dan juga skeptis) muncul dimana-mana. Ngeliat pengemis buta, dituding bohong (Meski seringkali itu benar). Ngeliat anak-anak mengemis, celigukan cari orangtuanya yang ngawasin. Ngeliat orang jualan di lampu merah, boro-boro buka jendela, dideketin aja udah keringat dingin. Akhirnya, mencegah kita untuk berbuat baik.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://edo-online.com/2008/12/rasa-percaya-yang-hilang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>What? It&#8217;s already 24th?</title>
		<link>http://edo-online.com/2008/11/what-its-already-24th/</link>
		<comments>http://edo-online.com/2008/11/what-its-already-24th/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 24 Nov 2008 02:55:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Edo</dc:creator>
				<category><![CDATA[rumpi]]></category>
		<category><![CDATA[Renungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://edo-online.com/2008/11/what-its-already-24th/</guid>
		<description><![CDATA[
Image Illustration: http://www.3four50.com/
It&#8217;s a bit of shock looking to it, and realize what&#8217;s the date today. I don&#8217;t look at my calendar very often. Only when I need to sign something. Let&#8217;s go back a bit to the past. Not too far. When girls still think Tommy Page is cute, and NKOTB still rocks, I [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://edo-online.com/wp-content/uploads/2008/11/calendar.jpg"><img src="http://edo-online.com/wp-content/uploads/2008/11/zrtn-001n2e007b0-tn.jpg" style="WIDTH: 250px; HEIGHT: 187px" height="187" width="250"/></a></p>
<p><span style="FONT-SIZE: 10px; COLOR: #0000ff">Image Illustration: <a href="http://www.3four50.com/">http://www.3four50.com/</a></span></p>
<p>It&#8217;s a bit of shock looking to it, and realize what&#8217;s the date today. I don&#8217;t look at my calendar very often. Only when I need to sign something. Let&#8217;s go back a bit to the past. Not too far. When girls still think Tommy Page is cute, and NKOTB still rocks, I did look at calendar occasionally. When I wrote letters, fill my attendance card in school, or doing other things that might need those numbers.</p>
<p>But now, when people easily complaints if their cell phone don&#8217;t have 8 MP camera and don&#8217;t have QWERTY keypad, we don&#8217;t do things we used to. At least not as much as it used to be. Just like looking at calendar. We use emails, and when writing emails you don&#8217;t need to know the date. Our best buddy Outlook will take care of it automatically. You just need to press your thumb to fill your attendance card.</p>
<p> <span id="more-51"></span>
<p>So back to the calendar. I don&#8217;t remember the last time I turn the calendar. But something telling me that it was two months a go! Sure, the calendar is still showing September, with a pretty nice IBM picture. That&#8217;s quite a long time ago!</p>
<p>Many of us, stop doing what we used to do. They who invented the technology will say, it is for our shake. Stop worrying things that we can handle, and just worry about essential matters. Our technology will reduce errors, let you be more productive, efficient, bla&#8230;bla&#8230;bla&#8230; It is true allright&#8230; But sometimes I just missed to be not productive. I missed of making mistakes. It&#8217;s a workout for my brain. Those are things to keep me away from being insane.</p>
<p>Let&#8217;s talk more about the old days. Evergreen songs are from the past. I like listening to Genesis, Lionel Richie, Alphaville, Queen, Motley Crue, Skid Row and others. Not that I hate Evanescence or Linkin Park. But their songs don&#8217;t lasts long. Say their songs are #1 hits in Billboard. But several months later, I don&#8217;t feel like want to hear their songs.</p>
<p>If you watch Star Wars, I think the new sequel is not as good as the old ones. True that the special effects are much better. But, I don&#8217;t know, I just can&#8217;t enjoy it. Can you believe that in the 70&#8217;s Lucas can make better movies with very limited technology? Now when you can do any special effects easily with computers, he just loose his creativity.</p>
<p>Do you think people are loosing their creativity? I don&#8217;t remember any invention that can really be considered as a milestone in human evolution. The technology that supposed to let human explore more than before, seems doesn&#8217;t work well. At least, for me.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://edo-online.com/2008/11/what-its-already-24th/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Anda Masih Menggunakan Walkman?</title>
		<link>http://edo-online.com/2008/11/anda-masih-menggunakan-walkman/</link>
		<comments>http://edo-online.com/2008/11/anda-masih-menggunakan-walkman/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 19 Nov 2008 14:13:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Edo</dc:creator>
				<category><![CDATA[rumpi]]></category>
		<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://edo-online.com/2008/11/anda-masih-menggunakan-walkman/</guid>
		<description><![CDATA[
Ilustrasi: pocketcalculatorshow.com
Saya sedang memilih-milih tipe kamera digital yang akan saya beli. Terus tau-tau ada calon pembeli lain nanya di sebelah saya.
&#8220;Pak, ada walkman gak?&#8221; &#8220;Wah, gak ada Pak&#8221; kata ditanya sambil mesem-mesem. &#8220;Yeee&#8230; klo gitu namanya bukan Electronic Solution dong. Belum bisa kasih solusi buat saya&#8230;&#8221; Balas yang nanya. Bukan komplain, karena dia juga jawabnya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://edo-online.com/wp-content/uploads/2008/11/walkman-girl4.jpg" alt="walkman-girl4.jpg" height="178" width="225"/></p>
<p>Ilustrasi: <strong>pocketcalculatorshow.com</strong></p>
<p>Saya sedang memilih-milih tipe kamera digital yang akan saya beli. Terus tau-tau ada calon pembeli lain nanya di sebelah saya.</p>
<p>&#8220;Pak, ada walkman gak?&#8221; <br/>&#8220;Wah, gak ada Pak&#8221; <br/>kata ditanya sambil mesem-mesem. <br/>&#8220;Yeee&#8230; klo gitu namanya bukan Electronic Solution dong. Belum bisa kasih solusi buat saya&#8230;&#8221; <br/>Balas yang nanya. Bukan komplain, karena dia juga jawabnya cengengesan. Mungkin udah maklum juga kalau barang yang dicari sudah termasuk barang langka.</p>
<p>Walkman pernah sangat populer. Jamannya catatan si Boy dan Lupus, pake walkman bisa dibilang keren bin gaul. Bahkan sampai pertengahan 90an, saya ingat temen-temen kuliah saya masih pada pengen beli. Maklum, cd masih mahal dan jarang bajakannya. DVD belum dikenal. VCD aja masih barang langka.</p>
<p> <span id="more-46"></span>
<p>Bukannya saya mau bilang yang pake walkman itu kuno. Banyak orang yang memilih suatu barang karena alasan tertentu. MP3 buat sebagian besar orang cukup OK. Portable, satu piranti kecil sebesar ibu jari bisa memuat ratusan bahkan ribuan lagu. Tapi bagi yang telinganya cukup manja, anti sama MP3. Maklum, MP3 emang dikompresi dengan menghilangkan detail yang (katanya) tidak terdengar telinga manusia. Yang ini mungkin lebih memilih ndengerin CD. Saya gak tau kenapa alasan orang milih kaset dengan alatnya walkman. Mungkin karena kualitasnya cukup bagus, tapi kalau dibawa loncat-loncat gak gampang loncat-loncat juga lagunya. Atau mungkin alasan lain. Toh sekarang juga masih ada yang nyari piringan hitam.</p>
<p>Yang jelas, orang-orang yang menjual walkman sekarang mesti ngejual barang lain. Yang perusahaannya bikin walkman, mesti bikin barang lain yang sedang in. Dan tentunya, orang-orangnya juga mesti bisa ngebikin barang yang sedang in.</p>
<p>Belajar itu emang gak kenal waktu. Yang udah senior juga tetep mesti mau belajar. Kalau enggak ya kalah ama yang muda-muda. Kalau di pertengahan 90an insinyur yang bikin walkman itu umurnya 30 something. Sekarang toh baru 40 something. Masih usia produktif, meski walkmannya udah gak produktif.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://edo-online.com/2008/11/anda-masih-menggunakan-walkman/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
